Tuesday, April 28, 2020

Cara Merawat Ikan Belida


Manucfacture -Bagaimana ikan belida disimpan di akuarium? Ikan belida (Notopetrus chitala) adalah ikan air tawar yang termasuk keluarga Notopteridae dan umumnya disimpan untuk rekreasi dan konsumsi. Ikan ini umumnya hidup di sungai dan rawa dan ditemukan di perairan Indonesia, Malaysia dan Thailand. Di luar negeri, ikan Belida sering disebut ikan pisau karena bentuk fisiknya yang unik, yang sangat mirip pisau.

Di Indonesia, ikan Belida ditemukan di berbagai daerah seperti Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Sebagai hewan nokturnal, ikan Belida adalah ikan predator yang umumnya berburu katak, ikan kecil dan udang. Ada tiga jenis ikan Belida yang dibesarkan oleh banyak penggemar, termasuk ikan pisau badut, ikan pisau badut royal dan ikan pisau badut platinum. Apakah Anda ingin menyimpan ikan Belida di akuarium? Temukan panduan dan saran lengkap di sini!

Karakteristik karakteristik ikan belida

Ikan Belida memiliki tubuh panjang dan rata dengan punggung melengkung. Sirip anal dan belakang bergabung menjadi sirip panjang yang memperpanjang seluruh panjang bagian bawah. Sirip ikan bergelombang dapat bergerak maju atau mundur, membuatnya menjadi perenang yang sangat elegan.

Ikan belida hanya bisa diternakkan oleh aquarists berpengalaman. Mengenal akuarium baru bisa sulit, yang sering berakibat kematian. Ikan ini bisa mencapai ukuran yang cukup besar dan mencapai sekitar 100 cm di alam liar. Sampel yang ditemukan di akuarium umumnya tidak melebihi 25 hingga 50 cm. Mereka dapat hidup hingga 15 tahun di alam liar, sementara hidup di penangkaran selama 8 hingga 15 tahun.

Ikan belida masih ikan besar, tetapi karena mereka tidak terlalu aktif, mereka tidak perlu akuarium sebesar yang Anda pikirkan. Belida dewasa dapat dengan mudah ditempatkan di akuarium 750 liter. Seperti ikan nokturnal, mereka membutuhkan tempat bersembunyi di siang hari dan ruang terbuka untuk berenang. Begitu mereka terbiasa, mereka menjadi ikan yang sangat kuat.

ornata termasuk dalam keluarga Notopteridae, yang berisi beberapa spesies ikan pisau paling damai. Mereka umumnya damai dan berteman dengan ikan lain yang tidak terlalu agresif atau dengan ikan yang terlalu besar untuk dimakan. Hati-hati karena mereka terlihat buruk dan mencoba makan ikan besar yang tidak dapat mereka tangani beberapa kali. Namun, mereka dapat melukai atau membunuh ikan yang tidak bisa mereka makan.

Habitat ikan belida

Ikan Belida dideskripsikan oleh Gray pada tahun 1831. Mereka muncul di Asia Tenggara; Thailand, Laos, Kamboja dan Vietnam. Spesies ini tidak termasuk dalam Daftar Merah IUCN. Ikan ini sangat populer sebagai sumber makanan di banyak daerah.

Ikan-ikan ini hidup di danau, rawa-rawa dan perairan yang tergenang yang bergerak lambat di sungai-sungai sedang hingga besar. Ikan muda hidup di sekolah antara tanaman terendam dan akar terendam. Ikan dewasa umumnya soliter, biasanya ditemukan di dekat pantai di daerah dengan vegetasi gantung. Mereka menggunakan udara untuk bertahan hidup di air yang panas dan mandek dengan sedikit oksigen.


Perilaku ikan Belida

Ikan belida umumnya tenang, tetapi karena ukurannya, mereka makan teman akuarium yang cukup kecil untuk muat di mulut mereka. Jangan membiakkan ikan besar agresif, tetapi ikan besar damai dapat dicampur dengan Belida. Udang, kepiting, dan siput juga harus dihindari, karena di alam liar, Belida umumnya berburu cacing, krustasea, serangga, dan siput. Tanaman relatif aman untuk ikan ini.

Persiapan akuarium

Ukuran akuarium yang digunakan untuk merawat ikan belida harus cukup besar. Memang, ikan Belida adalah ikan aktif. Anda setidaknya bisa menggunakan tangki dengan dimensi 100 x 60 x 45 cm. Akuarium kemudian diisi dengan air untuk mencapai 3/4 dari volume total dan dilengkapi dengan sistem aerator dan filter. Jaga suhu air dalam kisaran 25 hingga 30 derajat celcius. Ikan arwana di akuarium. Namun, jangan pernah mencoba

Berikan hiasan tambahan di akuarium
Ciptakan suasana lingkungan di akuarium sebagai habitat alami ikan Belida. Anda dapat menambahkan berbagai tanaman air dan beberapa surat kabar. sebagai tempat persembunyian bagi ikan. Sediakan juga alas pasir dan batu sehingga kondisi di akuarium menyerupai sungai.

Makanan

Sebagai hewan karnivora, ikan belida hanya ingin makan makanan seperti daging. Anda dapat menyediakan ikan kecil sebagai makanan untuk ikan belidae sehari-hari, seperti ikan mas dan nila, tetapi hindari memberi makan ikan lele karena mereka memiliki tumpukan yang sangat tajam. Anda juga bisa menyediakan bahan makanan seperti udang, jangkrik, kaki seribu dan katak.

Campuran ikan

Meskipun ikan Belida adalah ikan liar, mereka dapat disimpan dalam tangki dengan ikan lain. Dengan asumsi bahwa ikan memiliki daya tarik yang lebih besar daripada ikan Belida dan batasnya juga sama. Misalnya, Anda dapat menyimpan ikan Super Belida dan ikan Arwana di akuarium. Namun, jangan pernah mencampurkan ikan Belida dengan ikan yang bersifat jinak, karena ikan Belida tidak segan menggigit sirip ikan, meski ukurannya jauh lebih besar.

Manajemen penyakit

Penyakit paling umum yang mempengaruhi ikan belida adalah penyakit white spot. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh kondisi akuarium yang kotor dan kualitas air yang tidak terkontrol. Anda dapat menghindari bintik-bintik putih dengan menggunakan air berkualitas tinggi, seperti air ledeng, dan memasang perangkat dalam sinar UV. Namun, jika ikan belida Anda terkena penyakit ini, penyembuhan dapat dilakukan dengan menuangkan methlyn biru pada dosis yang disarankan.